Koperasi Hidayah Adil Makmur
SHARE :

Bahas UMKM, Kementerian Koperasi Soroti Fenomena Odading Mang Oleh

3
11/2020
Kategori : Berita Terkini
Komentar : 0 komentar
Author : Karim Al-Jabber


ilustrasi – UMKM digital

Jakarta – Wabah virus corona (COVID-19) membuat banyak orang, utamanya para wirausahawan, getol melakukan promo digital. Salah satu yang belakangan viral adalah Odading Mang Oleh, di mana jitu mempromosikan dagangannya dengan memanfaatkan sosial media.

Asisten Deputi bidang Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Destri Ana Sari bicara soal promosi lewat jalur digital seperti Odading Mang Oleh terhadap keberlangsungan UMKM di Indonesia.

Menurut Destri, sebelum COVID-19 mewabah di tanah air, digitalisasi menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang sangat sulit untuk diterapkan. Namun siapa sangka, di tengah wabah global ini, ada pelajaran baik yang bisa dipetik.

“Thank to Coivd, ternyata bisa (melakukan digitalisasi),” ujar Destri. Dia menyebutkan dalam jangka waktu berapa bulan saja sudah ada 2,2 juta produk buatan Indonesia yang on board melakukan digitalisasi.

Setelah digitalisasi mulai akrab bagi pelaku UMKM, PR lainnya menurut Destri adalah menjaga eksistensi. “Bagaimana dia sustain tetap mendapatkan pembeli, bisa eksis di dunia digital maupun bukan,” ujar Destri.

Dia mengingatkan branding bukan sebatas logo, namun juga experience. “Kalau lihat millennials sekarang dia tahu apa yang dibutuh teman-temannya jadi berusaha buat seperti yang disukai teman-temannya,” ujar Destri.

Menurut Destri, untuk membuat branding saat ini terbilang lebih mudah. Termasuk karena digital tools yang menurut dia sudah mudah diakses dan konten kini dapat dibuat dimana saja.

“Kalau sudah banyak order harus diperhatikan Supply chain-nya”, ujar Destri. “Bagaimana bahan baku tetap ada dan siapa yg diajak memenuhi kebutuhan itu,” sambung dia.

Menurut Destri penting agar memastikan jangan sampai setelah order menjadi ramai, kualitas malah menurun dan akhirnya ditinggal oleh konsumen.

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar