Koperasi Hidayah Adil Makmur
SHARE :

Menkop Ukm Sebut Pelaku Umkm Harus Tahan Banting

27
10/2020
Kategori : Berita Terkini
Komentar : 0 komentar
Author : Karim Al-Jabber


Di tengah pandemi Covid-19, banyak pelaku usaha, terutama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), yang mengalami tekanan. Hal ini disebabkan pembatasan mobilitas di tengah pandemi yang berakibat pada penurunan minat dan daya beli masyarakat.

Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) meminta semua pelaku UMKM di Indonesia agar bersabar menghadapi kondisi pandemi saat ini. Selain itu, ia berharap agar mereka memiliki mentalitas tahan banting agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan bertransformasi menjadi usaha yang lebih tangguh di masa depan.

Teten juga mengatakan, pelaku usaha yang bertahan di saat krisis perlu mengatur langkah strategis untuk meraih kesuksesan. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi usaha, sehingga jika satu usaha tidak berjalan, masih ada usaha lain yang bisa digerakkan. Cerita tentang penjual batik Berbicara tentang kreativitas dalam menjalankan usaha, Teten memberikan contoh tentang seorang penjual batik yang ia temukan di Jawa Tengah.

Sebagai contoh Koperasi TLM Indonesia yang menyediakan kebutuhan barang dan jasa untuk meningkatkan kesejahteraan hidup anggota serta masyarakat sekitarnya. Berlandaskan semangat gotong royong, Koperasi TLM Indonesia menerapkan nilai kemandirian dan kekeluargaan, seperti saling menolong, bertanggung jawab, demokrasi, persamaan, keadilan dan kemandirian, serta profesionalisme.

Menanggapi hal tersebut, Teten mengapresiasi para pelaku UMKM yang memiliki kesadaran untuk bergabung dalam koperasi, khususnya Koperasi TLM Indonesia. “Ibu-ibu di sini yang bergabung dan berjuang di koperasi sudah bagus. Buktinya kalian semua bisa berusaha bahkan sukses,” ujar Teten.

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar